2

Tambah Daya Gratis Effect

Dear jomblo-jomblo terlantar yang dipelihara oleh negara..

MERDEKA!!

Gue tau udah telat banget bilang merdeka dengan semangat 45, tapi yah apa boleh buat, abisnya baru sekarang ini gue sempet nulis lagi. Maklumlah, pekerjaan gue sebagai seorang call center yang berintegritas tinggi itu sangat menyita waktu dan tidaklah mudah, apalagi sekarang ada program PD (Penambahan Daya) gratis dari PLN. Program yang bikin semua agent call center yang baru dateng, langsung pada pengen resign, termasuk gue. Gimana ga pengen resign, tiap hari call-nya membabi buta, atau istilah call centernya ‘kiwing’, yang berarti antrian telepon.

Emang dasar orang Indonesia, denger kata gratis aja kegirangan banget dan langsung semangat daftar, padahal beberapa dari mereka mungkin ga tau klo sesungguhnya semakin besar daya, semakin besar juga tarif dasar listriknya, sehingga dapat menyebabkan tagihan listrik melonjak menjadi beberapa kali lipat dari biasanya. Udah gitu tar gue-gue juga yang bakal repot, karena pasti bulan berikutnya orang-orang pada nyesel tambah daya dan pengen nurunin dayanya lagi ke semula, sedangkan buat pelanggan yang ikut program PD gratis ini minimal harus menggunakan daya barunya selama 1 tahun baru bisa diturunin dayanya.

Maka dari itu, melalui blog ini gue sampaikan bahwa jika kalian mo tambah daya mending pikir-pikir lagi deh, klo ga butuh-butuh amat mendingan ga usah. Jangan gampang tergiur dengan bahasa iklan, karena sesungguhnya semua iklan yang beredar apalagi diiming-imingi dengan kata ‘GRATIS’ pasti ada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Dikarenakan antrian telepon yang menggewla (baca : menggila), gue jadi ga bisa kemana-mana. Tiap abis tutup telepon tanpa jeda sama sekali, kita langsung dapet telepon yang berikutnya. Tutup telepon, angkat lagi, tutup telepon, angkat lagi, tutup telepon, angkat lagi, gitu aja terus ampe kiamat. Bayangin deh, kita dipaksa ngomong 8 jam non stop. Istirahat pun terasa percuma. Sebagai call center, kita cuma dikasih 1 jam istirahat yang mau ga mau harus cukup digunakan untuk makan, solat, ke toilet, dan masukin data. Ga heran, beberapa agent call center banyak yang tumbang karena kita kan bukan robot.

image

Akhirnya selang beberapa hari setelah PD gratis diadakan, ada salah satu agent dari site lain yang pingsan. Iya bener sampe pingsan segala. Wajarlah, pasti capek gewla. Capenya emang bener-bener bikin gewla. Alhasil, dikarenakan oleh pingsannya agent tersebut, sekarang tiap pagi kita selalu dikasih susu dan roti. Sebenernya gue cukup bersyukur sih dikasih susu sama roti, tapi alangkah lebih bersyukurnya klo dikasih nasi padang. Gue yakin ga bakal mungkin lagi ada agent call center yang pingsan, paling banter juga diare gara-gara kepedesan.

Beberapa hari yang lalu, gue sempet baca artikel di detik.com, artikelnya berisi tentang pegawai kantoran di Jepang yang selalu menggunakan pampers selama bekerja, itu mereka lakukan guna meminimalisasi pergi ke toilet, sehingga dapat memaksimalkan pekerjaan. Kadang gue jadi berpikir, apa perlu ya kerjaan gue ini dipakein pampers, cateter, atau bahkan pispot agar lebih maksimal melayani pelanggan. Asa teu kudu , mun ceuk urang sunda mah.

Tapi dibalik kesengsaraan gue dalam mengangkat telepon yang membabi buta, tetep aja ada hal konyol yang terkadang masih suka bikin gue ngakak mengingatnya. Jadi kemaren tuh gue dapet pelanggan yang bernama Saepul. Karena ragu dengan penulisan namanya, gue pun meminta si bapak untuk mengeja namanya. Kira-kira gini percakapannya :

Gue : “PLN 123, Selamat siang dengan Havni bisa dibantu?”

Pelanggan : “Iya mbak, saya mau ikut program tambah daya gratis.”

Gue : “Baik, mohon maaf sebelumnya, dengan bapak siapa saya berbicara?”

Pelanggan : “Saya dengan Saepul, mbak.”

Gue : “Bapak Saepul, mohon maaf bisa dibantu untuk pengejaannya?”

Pelanggan : “ES.. A.. E.. PE.. U.. EL..”

Gue : “Baik, jadi penulisan nama Saepul ini menggunakan huruf P untuk Papa bukan F untuk Fanta, bapak ya?”

Pelanggan : “Iya mbak, Saepul-nya pake huruf P untuk Peuyeum.”

“Kriiiik.. Kriiikkk.. Kriiikkk.. Glundung.. Glundung.. Glundung..”

Dan jangkrik pun berderik, jerami bergelinding, sungguh percakapan yang sangat antiklimaks antara korelasi huruf P dan peuyeum.

Anyway.. Itulah segelintir kisah hidup gue akhir-akhir ini yang berkutat dengan telepon, pelanggan, dan listrik. Hidup memang penuh perjuangan keras, sekeras perjuangan para pahlawan bangsa yang terus berjuang hingga titik darah penghabisan demi terciptanya kemerdekaan.

Well, Di hari kemerdekaan yang udah lewat beberapa belas hari ini, marilah kita berdoa dan memberi semangat 45 bagi para pejuang cinta (baca : jomblo) yang hatinya susah merdeka dikarenakan masih terjajah oleh kenangan mantan.

Untuk membangun Indonesia bersih, mari hapuskan korupsi, kolusi, prostitusi, serta jangan lupa tingkatkan resepsi, khususnya resepsi pernikahan untuk mengurangi jumlah penduduk jomblo yang semakin hari semakin merajalela. Selain itu, koruptor, gembong narkoba, pemberi aliran dana ilegal dan pemberi harapan palsu harus diadili, dipidana bahkan dihukum mati. Berdoa, selesai. (Angkat kepala sambil tak sengaja kibaskan poni ke samping.)

30 Agoestoes 2013

Annisa Havni
Front Pembela Jomblo

                 

Advertisements
2

Tips Mudik Anti Udik

8 Agustus 2013

Assalamualaikum wahai jomblo-jomblo yang berbahagia,

Pasti bahagia dunk, secara gitu hari ini bertepatan dengan Idul Fitri, yaitu hari dimana setelah setahun pisah akhirnya ketemu lagi sama kue nastar dan keju. Hari ini juga adalah hari dimana segala dosa-dosa kalian yang disengaja maupun disengaja banget akhirnya diampuni juga. Makanya jangan bikin dosa lagi yaaa..

Di hari lebaran nan sakral ini yang doyan ngegosip, coba sejenak tinggalin dulu hobinya, ga baik. Betewe, itu si Nikita Mirzani katanya digebukin cowok-cowok lagi ya? Bener ga sih?

Well, sebelumnya gue pengen ngucapin Minal Aidin Wal Faidzin buat mantan pacar, gebetan gagal, modusan korban PHP, secret admirer, kakak-adek-an, friend zone dan kalian semuanyanya!! Mohon maaf lahir batin, maafin kalo-kalo gue ada salah, baik di dunia maya maupun dunia nyata.

Sebagai informasi, Bandung sore ini disponsori oleh hujan di rumah nenek tepatnya daerah Buah Batu yang open house dari pagi sampai malem. Jomblo mah ga kan ngerti open house, paling juga ngertinya open heart, soalnya bingung udah buka hati lebar-lebar tapi gada yang nyangkut, ibaratnya hati kalian tuh udah kayak bandara aja, banyak yang mendarat tapi rata-rata cuma transit.

Buat para jomblo, gue yakin banget lebaran kalian kali ini pasti disponsori oleh serbuan pertanyaan “KAPAN NIKAH??” Sedangkan kumpulan rindu tertutup hati yang pilu pada si dia yang sudah bersama dengan yang lain.

Okeh, cukup bahas soal penderitaan jomblo kali ini!! Takutnya tar jomblo-jomblo pada sakit hati dan gue mesti mesti nunggu lebaran tahun depan biar dimaafin dengan afdol.

Kembali ke topik judul soal mudik yaaaa.. Lebaran kali ini gue sih mudik ke khayangan. Kalo kalian pada mudik kemana, mblo?? Jangan bilang mudik ke hati mantan, ga level banget ih, apalagi klo kalian baru tau si mantan ternyata udah punya pacar lagi, itu rasanya sama aja kayak lagi jalan di pasar baru saat deket lebaran, sesek broh.

Saat ini gue laporkan bahwa jalanan Bandung terbuat dari mobil plat B, D, F, dan Z yang rupa-rupa warnanya dan sesekali diramaikan juga oleh bunyi ledakan dari anak-anak sekitaran komplek yang kalo main petasan dinyalain sepuluh sekaligus. Antara seneng-seneng sama pengen buntung beda tipis.

Info jalanan dan arus lalu lintas kali ini, sebagian orang tersendat menuju gebetan baru, dianjurkan untuk memutar balik mencari tujuan lain yang tidak banyak halangan. Hindari jalur kenangan, banyak memori menyesakkan dan penuh kegalauan.

Anyway, to the point aja ya, sekarang gue mo kasih tips-tips jitu nih buat kalian yang pada mudik lebaran, silahkan disimak baik-baik.

1. Kalo mau mudik, usahakan anda punya kampung halaman.

2. Jangan suka bawa-bawa yang ga perlu saat anda mudik ke kampung halaman, contohnya : bawa-bawa kenangan masa lalu.

3. Bagi pemudik yang mengendarai motor, hindari jalan tol agar tidak kena tilang.

4. Spion, jangan lupa spion!! Ini penting banget buat ngaca selama di perjalanan nanti.

5. Pastikan helm yang anda gunakan pada kepala itu benar-benar keras, bukan “helm karet”, karena itu digunakan untuk kepala yang lain.

6. Bagi pemudik yang menggunakan alat transportasi semacam bus, waspadalah ketika ada penumpang yang berbaik hati menawarkan makanan atau minuman. Biasanya mereka itu pedangan asongan.

7. Jika anda pemudik yang menggunakan alat transportasi udara dan laut, disarankan tidak turun saat dalam tengah perjalanan.

8. Khusus pemudik transportasi udara, jika anda kegerahan atau mabok di pesawat, jangan sekali-kali membuka kaca jendela.

9. Jika lampu sen pesawat mati, disarankan juga untuk tidak membuka kaca jendela untuk melambaikan tangan.

10. Untuk pengguna kendaraan pribadi, mohon untuk mengecek rem terlebih dahulu. Pastikan rem masih berfungsi dengan baik. Jangan nekad ngerem pakai sepatu.

11. Pasang kecepatan 40-70 km/h saja. Tidak perlu ngebut sampai 120 km/h, nanti kecepetan sampai kampungnya. Tar disuruh bantu-bantu bikin kue. Capek!!

12. Jangan pula terlalu santai dengan kecepatan 10 km/h. Dikhawatirkan baru sampai pas lebaran haji.

13. Selalu bawa power bank agar kalian bisa tetap eksis update status, upload foto, forsquare, dan ganti avatar.

14. Cari angle yang bagus buat foto di instagram, contoh : kaca depan mobil dibuka setengah, taruhlah tangan kanan di stir bagian atas, tangan kiri megang perseneling, duduknya sengaja agak dimiring-miring manja gimana gitu, dagu agak naik, perut tahan napas, tatapan lurus ke depan.

15. Tips terakhir, mudiklah ke kampung halaman, bukan ke kampung rawa atau kampung rambutan. Disana banyak preman.

Okeh, mblo.. Cukup sekian tips mudik anti udik ala gue, semoga bemanfaat. Jika tidak, baguslah berarti tujuan gue tercapai. Selamat bermudik ria epribadehhh, semoga lanjar jaya dan selamat damai sentosa. Berhubung lebaran, gue mo siap-siap ngabisin stok kue nastar dan keju nih, kalian jangan ada yang minta, soalnya klo ga ngasih, tar gue jadi pelit. See you on the next tips!!

0

Balada Bulan Ramadhan

2 Agustus 2013

Dear Diary,

Ga kerasa bulan Ramadhan tinggal 6 hari lagi. Dan yang paling bikin miris, udah tinggal 6 hari menuju lebaran gini belum ada penampakan kue nastar dan keju di rumah. Pacar pun tak tampak, soalnya di bulan suci Ramadhan ini kebetulan si pacar lagi dirantai dan dikerangkeng. Abis klo ketemu dia tar pasti puasa gue batal, pengennya peluk-pelukan mulu. Udahlah mblo, ga usah terlalu dipikirin rasanya pelukan itu kayak gimana, mending pikirin aja rasanya ayam goreng, nasi padang, batagor, pempek dan sop buah, cocok tuh buat kalian berbuka.

Eiya, ngomong-ngomong soal pacar, gue mo cerita nih, beberapa hari yang lalu pacar gue ngamuk-ngamuk membabi buta gara-gara postingan blog gue yang berjudul Jatuh Cinta Dalam Diam Versi Ramadhan. Dia jeles sepertiga mati sama si Roy, kasih tak sampai gue semasa remaja yang paling ganteng satu sekolah itu. Dia pikir sampe saat ini gue masih naksir dan terobsesi sama si Roy. Ih, sorilahyau.. Ga level gue naksir-naksir mantan. Naksir mantan pacar aja udah males banget apalagi naksir mantan gebetan. Walaupun emang sih dari dulu gue selalu mendambakan pria bersahaja, berperut six-pack, tampan, dan tidak lari ketika masa-masa PMS. Tapi pada kenyataannya banyak juga pria yang lari walau gue ga lagi PMS. Maka dari itu, hanya pria-pria pilihanlah yang sangat beruntung sempat merasakan kebahagiaan dunia percintaan bersama gue.

Dulu, sewaktu remaja gue sangat bercita-cita pengen punya pacar. Jujur, gue ga pernah punya pacar selama hidup di SMP maupun SMA, dan baru terealisasi punya pacar itu pas kuliah. Semasa remaja, hidup gue ini seolah-olah dikhususkan hanya untuk bermain bukan belajar. Karena jika bermain sambil belajar itu adalah motto-nya majalah Bobo.

Akhirnya setelah sukses punya pacar, gue jadi punya cita-cita lain lagi yang lebih bermutu, yaitu cita-cita pengen punya mantan. Maka dari itu pas kuliah masa aktif pacaran perdana gue cuma bertahan selama 2 minggu huehehehheh.. Setelah kesampaian punya mantan akhirnya gue pun makin brutal, selain cita-cita, gue jadi punya impian. Impian gue adalah punya mantan ke 1, ke 2, ke 3, dan seterusnya hingga akhirnya sekarang total keseluruhan mantan gue berjumlah…

Ehem, ga usah disebutin jumlahnya deh ya, lagi bulan puasa gini ga boleh riya, tar dosa. Lagian juga gue udah berdamai dengan mantan-mantan gue dengan cara masukin mereka dalam grup BBM Mantan-Mantannya Havni. Seneng banget ih ngeliat mantan-mantan pada akur di grup BBM. Tadinya gue pikir mereka bakal saling mencaci maki satu sama lain demi mencuri perhatian gue, tapi ternyata enggak, mantan-mantan gue udah cukup dewasa rupanya.

Udah ah, ga usah bahas mantan, tar klo cowok gue baca, dia ngamuk lagi.

Betewe gimana mblo persiapan lebaran kalian kali ini? Kok kayaknya sedih sih? Kenafa? inget lebaran 7 tahun lalu masih pacaran sama mantan ya?

Cup.. Cup.. Cup.. Sabar, mblo.. Inget-inget tentang mantan wajar kok dan ga bikin batal puasa juga, kecuali klo kalian inget mantan sembari nangis terus air matanya kalian minum, itu baru batal.

Nah, terus buat kalian yang statusnya berpacar, apa kabar kalian di bulan puasa ini? Pasti rutin kan dibangunin pacar tiap sahur?? Tapi kalo pacar ga sempet bangunin kamu pas sahur, waspadalahhh!! Itu ada 2 kemungkinan, yang pertama karena dia belum bangun dan yang kedua karena dia belum bangun dari masa lalunya.

Udahlah, ga usah terlalu dipikirin pacar mah, ga usah terlalu lebay juga sok-sok mesra dengan nulis inisial nama pacar di status bbm, karena ngebuktiin cinta itu bukan nulis nama pacar di status melainkan di buku nikah, ngerti? Camkan itu!!

Wah, jam dinding udah menunjukkan pukul 17:37, saatnya gue siap-siap berbuka nih, tapi sebelum berbuka gue mau bagi-bagi tips buat kalian tentang cara biar puasa ga bau mulut, tipsnya adalah dengan jangan ngomong. Hueheheheh.. Garing ya? Bodo ah, atas nama langit yang sedikit demi sedikit menghitam karena magrib menjelang, gue pamit undur diri dulu yaaa.. See yaaa!!